Bawaslu Wajo Bakal Buka Pendaftaran Panwaslu Kecamatan, Berikut Persyaratannya

Bawaslu Wajo Bakal Buka Pendaftaran Panwaslu Kecamatan, Berikut Persyaratannya
Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Bawaslu Kabupaten Wajo Andi Rahmat Munawar (Dok. Pribadi)

KABARBUGIS.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wajo bakal membuka pendaftaran Panitia pengawas pemilu kecamatan dalam Pemilu Serentak 2024.

Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Bawaslu Kabupaten Wajo Andi Rahmat Munawar mengatakan pihaknya tengah melakukan tahap sosialisasi terkait perekrutan calon panitia pengawas pemilu kecamatan atau Panwaslu Kecamatan pada pemilu serentak 2024 mendatang.

"Pendaftaran dan penerimaan berkas pendaftaran calon anggota panwaslu kecamatan tanggal 21 hingga 27 September 2022," kata Andi Rahmat Munawar kepada KabarBugis.id, Selasa (13/109).

Rahmat menambahkan pendaftaran dapat dilakukan dengan datang langsung ke Kantor Bawaslu Wajo.

Ia berharap masyarakat yang memenuhi syarat untuk ikut mendaftarkan diri sebagai pengawas pemilu serentak tahun 2024 tingkat kecamatan.

Adapun Persyaratan 

1) Warga Negara Indonesia;

2) Pada saat pendaftaran berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun;

3) Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;

4) Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam pidana 5 (lima) tahun atau lebih;

5) Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil;

6) Berdomisili di wilayah Kabupaten/Kota yang bersangkutan dibuktikan dengan Kartu tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

7) Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu;

8) Tidak pernah menjadi anggota partai politik atau telah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun pada saat mendaftar.

9) Tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan dewan perwakilan rakyat daerah, serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun;

10) Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika;

11) Mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah apabila terpilih;

12) Bersedia bekerja penuh waktu;

13) Berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat;

14) Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih;

15) Tidak dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu;

16) Mendapatkan izin dari atasan langsung bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Penulis : Redaksi

Editor : Rudi HR