Beras 500 Ton Hilang, Mantan Kepala Bulog Pinrang Angkat Bicara

Beras 500 Ton Hilang, Mantan Kepala Bulog Pinrang Angkat Bicara
Mantan Pimpinan Cabang Pembantu Bulog Pinrang, Radytio W Putra Sikado saat menyampaikan klarifikasi hilangnya beras 500 ton (Dok. KabarBugis.id/Rudi Hartono)

KABARBUGIS.ID – Mantan Pimpinan Cabang Pembantu Bulog Pinrang, Radytio W Putra Sikado akhirnya angkat bicara terkait hilangnya beras 500 ton di gudang Bulog Bittoeng.

Radytio mengaku beras sebanyak 500 ton itu dipinjamkan ke mitra rekanan Bulog yakini Irfan pemilik CV Sabang Merauke Persada (SMP) asal Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang.

Peminjaman beras itu dilakukan sejak awal agustus 2022, namun hingga saat ini pihak SMP belum membayar, hanya mengembalikan 40 ton dari 500 ton beras itu.

"Beras iti diambil oleh rekanan Irfan pemilik CV Sabang Merauke Persada awal agustus sesuai kesepakatan, beras itu dibayarkan setelah laku dengan tenggang waktu satu bulan," kata Radityo kepada KabarBugis.id saat ditemui, di Pinrang, Rabu (23/11).

Radityo mengatakan sesuai perjanjian harga yang diberikan ke Irfan sesuai harga KPSH atau ketersediaan pasokan dan stabilitas harga yakni Rp 8300 per kilogram.

"Namun hingga pertengahan september yang bersangkutan ingkar janji dan tak mau bayar. Kami masih menunggu itikad baik dari yang bersangkutan untuk bayar," jelasnya.

"Saya terlena dengan bujuk rayu Irfan. Saat itu saya kejar target KPSH. KPSH untuk Pinrang sendiri sebanyak 27000 ton," sambungnya.

Radityo tak menampik pemberian beras 500 ton tersebut ke rekanan tak sesuai prosedur. Ia menilai rekanannya itu sudah lama menjadi mitra Bulog Pinrang dan sudah terpercaya.

"Saya merasa sudah dirugikan dan ditipu oleh yang bersangkutan (Irfan). Dia janji akan ganti dengan beras baru, sampai saat ini ia ingkar janji," ungkapnya.

"Kami sudah melakukan penyitaan aset berupa sertifikat. Ternyata sertifikat itu bukan atas nama yang bersangkutan, melainkan atas nama orang lain. Parahnya sertifikat itu sertifikat tanah kosong bukan sertifikat pabrik gabah seperti yang disampaikan ke saya," tambahnya.

Sebelumnya dikabarkan Perum Bulog Sulawesi Selatan-Barat memecat Kepala Gudang Bulog Bittoeng, Lampa, Kabupaten Pinrang, Muhammad Idris. Tak hanya itu Pimpinan Cabang Pembantu Bulog Pinrang, Radytio W Putra Sikado ikut dimutasi akibat dugaan lenyapnya 500 ton beras di gudang tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun KabarBugis.id Stok beras yang ada di gudang tersebut sekitar 1.656.850 kg namun jumlah yang dilaporkan secara administrasi sekitar 2.118.900 kg, dengan rincian: Gudang 1 sebanyak 880.500 kg sedangkan Gudang 2 sebanyak 1.238.400 kg.

Sementara pihak CV Sabang Merauke Persada berkali-kali dikonfirmasi belum respon.

Penulis : Rudi Hartono

Editor : Fritz V Wongkar