Telisik Tari Paduppa, Tari Tradisional Suku Bugis Makassar

Telisik Tari Paduppa, Tari Tradisional Suku Bugis Makassar
Tari Paduppa dimainkan saat menjemput tamu kehormatan dalam hal ini Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa beserta rombongannya pada acara opening ceremony Expo UMKM di Kabupaten Sinjai (Dok.Kabarbugis.id/Satmaniar).

KABARBUGIS.ID – Setiap daerah khususnya di Indonesia tentu memiliki kekayaan budaya dengan daya tarik tersendiri, sebut saja Tari Paduppa, tari tradisional dari suku Bugis Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan identik dimainkan perempuan-perempuan cantik diiringi musik tradisional.

Dahulu, Tari Paduppa  kerap dipentaskan saat menjamu raja-raja, pesta adat dan pesta perkawinan, tidak heran jika tarian tersebut dimaksudkan sebagai gambaran ungkapan selamat datang di suku bugis atau saat orang Bugis kedatangan tamu.

Saat ini tarian tersebut kerap kali dijumpai diberbagai acara, contohnya penjemputan tamu kehormatan seperti yang tampak saat opening ceremony Gebyar UMKM di Tribun Lapangan Sinjai Bersatu, Sabtu (26/11) malam.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber oleh tim kabarbugis.id berikut beberapa informasi seputar Tari Paduppa :

1. Tari Paduppa diciptakan Nurhamida Sapada pada tahun 1961, seniman berkebangsaan Indonesia dan salah satu penari Istana Negara semasa pemerintahan Presiden Soekarno. 

2. Tari Paduppa dimainkan penari perempuan menggunakan pakaian baju bodo dan sarung sutera lengkap dengan berbagai aksesoris seperti bando, bunga, anting, gelang dan kalung.

3. Penari Tari Paduppa berjumlah ganjil dengan menggunakan properti Bosara, Bosara merupakan piring khas suku Bugis-Makassar lengkap dengan isian beras, bunga dan benno.

4. Beras ditaburkan ke para tamu dimaknai sebagai penghormatan, pakkurusumange serta dipercaya menjauhkan dari roh-roh halus.

5. Gerakan tari Paduppa memiliki makna makkasiriwing berarti gerakan penobatan, akkalabbing artinya penghargaan pada raja, Soro sappu yaitu istiadat bangsawan dan gerakan mappasoro anjangan artinya mengakhiri tarian serta massimang artinya mohon diri. Hal itu menunjukkan tari Paduppa mengandung nilai moral, budaya dan religius.

6. Pengalungan saat penjemputan tamu dilakukan sebelum penari memainkan tari Paduppa sebagai simbol penghargaan tamu dan cenderamata kepada tamu, namun pengalungan hanya dilakukan saat acara kedatangan pimpinan dan tidak diperuntukkan saat acara pernikahan.

7. Tarian tari Paduppa juga diiringi musik dengan menggunakan alat musik tradisional seperti gendang, suling, kecapi dan pui-pui.

Sumber data :

Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra PBSI FKIP Universitas Cokroaminoto Palopo Volume 3 Nomor 2 Halaman 42, Makna Simbol Tari Paduppa (Tari Selamat Datang) Kota Palopo, M. Zulham.

Skripsi : Makna dan Nilai Tari Paduppa dalam Tradisi Suku Bugis di Kabupaten Soppeng, Universitas Muhammadiyah Makassar, 2019, Anisah Aah Marfuah.

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Andi_Siti_Nurhani_Sapada

Penulis : Satmaniar

Editor : Rudi HR